welcome to

TRAININGSTUDIO.ID

Kumpulan Naskah & E book - Yudhie Haryono
Ekonomi Pancasila untuk Kesejahteraan Rakyat Landasan, Prinsip, dan Arah Kebijakan Perekonomian Nasional Indonesia

Ekonomi Pancasila untuk Kesejahteraan Rakyat Landasan, Prinsip, dan Arah Kebijakan Perekonomian Nasional Indonesia

4.7 1 Material
Bagaimana seharusnya perekonomian Indonesia dibangun agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya menguntungkan sebagian kelompok, tetapi benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat?

E-book “Ekonomi Pancasila untuk Kesejahteraan Rakyat” membahas landasan filosofis, konstitusional, dan kebijakan dalam membangun sistem perekonomian nasional yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Di dalamnya, pembaca akan menemukan pembahasan mengenai peran negara, BUMN, koperasi, dan sektor swasta dalam mengelola perekonomian nasional. E-book ini juga mengulas berbagai isu strategis, mulai dari pemerataan pembangunan, pengentasan kemiskinan, investasi, perdagangan, ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya alam, jaminan sosial, hingga penegakan hukum ekonomi.

Materi di dalam e-book ini cocok sebagai referensi bagi:

Mahasiswa dan akademisi bidang ekonomi, hukum, kebijakan publik, serta pemerintahan.
Peneliti dan pemerhati ekonomi Pancasila.
Aparatur pemerintah dan penyusun kebijakan.
Pelaku usaha, organisasi masyarakat, dan masyarakat umum.
Pembaca yang ingin memahami arah pembangunan ekonomi Indonesia berdasarkan konstitusi.
Pembahasan Utama
Hakikat dan prinsip perekonomian nasional.
Sistem ekonomi berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Peran negara, BUMN, koperasi, dan sektor swasta.
Pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Kebijakan investasi, perdagangan, fiskal, dan moneter.
Ketahanan pangan dan perlindungan sumber daya alam.
Jaminan sosial dan pembangunan sumber daya manusia.
Pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.
Rekomendasi kebijakan untuk mewujudkan kesejahteraan sosial.

E-book ini memberikan perspektif mendalam mengenai pentingnya menghadirkan sistem ekonomi yang tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menjunjung keadilan sosial, kemandirian bangsa, pemerataan, dan kemakmuran bersama.

Miliki e-book ini sebagai referensi untuk memahami bagaimana ekonomi Pancasila dapat menjadi fondasi pembangunan nasional yang berkeadilan dan berpihak kepada kesejahteraan rakyat.

Rp. 150.000

Rp. 75.000

Limited-time price promotion until Thu - December 31st, 2026

Buy
Agama sebagai Driving Force Peradaban Belajar dari Pemikiran 30 Tokoh tentang Iman, Ilmu, Keadilan, dan Kemajuan Bangsa

Agama sebagai Driving Force Peradaban Belajar dari Pemikiran 30 Tokoh tentang Iman, Ilmu, Keadilan, dan Kemajuan Bangsa

4.7 1 Material
Apakah agama hanya berhenti pada ritual, simbol, dan identitas? Ataukah agama seharusnya menjadi kekuatan yang mendorong manusia untuk berpikir, berkarya, membela keadilan, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta membangun peradaban?

E-book “Agama sebagai Driving Force Peradaban” mengajak pembaca menelusuri pemikiran 30 tokoh penting dalam studi agama, Islam, filsafat, sejarah, kemanusiaan, dan pembaruan peradaban.

Melalui pembahasan yang singkat, padat, dan reflektif, pembaca akan diperkenalkan pada gagasan tokoh-tokoh seperti Ali Syariati, Hasan Hanafi, Fazlur Rahman, Jalaluddin Rumi, Nurcholish Madjid, Abdurrahman Wahid, Harun Nasution, Muhammad Arkoun, Karen Armstrong, Ahmad Dahlan, dan berbagai pemikir lainnya.

Buku ini menempatkan agama bukan sekadar sebagai ajaran pribadi, tetapi sebagai sumber energi untuk membangun manusia yang merdeka, kritis, berilmu, berkeadilan, toleran, produktif, dan bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa.

Pembahasan Utama
Agama sebagai daya dorong kemajuan bangsa.
Hubungan iman, ilmu pengetahuan, dan teknologi.
Pembaruan pemikiran dan penafsiran keagamaan.
Agama sebagai kekuatan pembebasan dan keadilan sosial.
Toleransi, pluralisme, dan kehidupan bersama.
Kritik terhadap fanatisme, kejumudan, dan taklid buta.
Pemikiran Islam dalam menghadapi modernitas.
Peran pendidikan, budaya, dan intelektual dalam membangun peradaban.
Transformasi umat sebagai jalan transformasi bangsa.

E-book ini cocok dibaca oleh mahasiswa, akademisi, aktivis, pendidik, pemuka agama, pemerhati sosial, serta siapa saja yang ingin memahami agama secara lebih kritis, luas, dan relevan dengan tantangan zaman.

Dengan bahasa yang reflektif dan pembahasan yang kaya gagasan, buku ini mengajak pembaca melihat agama sebagai kekuatan yang menghidupkan ilmu, memperkuat kemanusiaan, dan menggerakkan perubahan sosial.

Saatnya menjadikan agama bukan hanya sebagai identitas, tetapi sebagai energi untuk menciptakan manusia dan peradaban yang lebih maju, adil, dan bermartabat.

Rp. 150.000

Rp. 75.000

Limited-time price promotion until Thu - December 31st, 2026

Buy

Table Of Content,

Arsitektur Negara Postkolonial Memahami Sembilan Problema Pokok Indonesia dan Jalan Transformasinya

Arsitektur Negara Postkolonial Memahami Sembilan Problema Pokok Indonesia dan Jalan Transformasinya

4.7 1 Material
Mengapa Indonesia yang kaya sumber daya masih menghadapi kemiskinan, ketimpangan, pengangguran, konflik, dan rendahnya kepercayaan publik?

E-book “Arsitektur Negara Postkolonial” mengajak pembaca memahami persoalan Indonesia bukan hanya sebagai masalah teknis, tetapi sebagai warisan panjang kolonialisme yang masih memengaruhi mental, hukum, pendidikan, ekonomi, budaya, dan tata kelola negara.

Buku ini membahas sembilan persoalan utama yang dinilai menghambat kemajuan Indonesia, yaitu:

Kebodohan
Keterjajahan
Kemiskinan
Pengangguran
Ketimpangan
Kesenjangan
Konflik
Kesakitan
Ketidakpercayaan

Tidak hanya memetakan masalah, buku ini juga menawarkan arah transformasi melalui rekonstitusi, nasionalisasi aset strategis, rekapitalisasi BUMN, pembenahan ekonomi bayangan, serta kebijakan yang berorientasi pada pemerataan.

Pembaca juga diajak memahami pentingnya membangun negara yang berlandaskan ketuhanan, keberadaban, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sebagai fondasi menuju Indonesia yang merdeka, mandiri, modern, sejahtera, dan bermartabat.

E-book ini cocok untuk:

Mahasiswa, akademisi, aktivis, aparatur pemerintah, pemerhati kebijakan publik, serta siapa saja yang ingin memahami persoalan struktural Indonesia dari sudut pandang postkolonial dan Pancasila.

Buku ini bukan hanya kritik terhadap kondisi bangsa, tetapi juga ajakan untuk membaca ulang arah negara dan membangun masa depan Indonesia yang lebih adil, mandiri, dan berpihak kepada rakyat.

Rp. 150.000

Rp. 75.000

Limited-time price promotion until Thu - December 31st, 2026

Buy

Table Of Content,

Arus Baru Pancasilaisme Menyalakan Kembali Karakter, Spiritualitas, dan Konstitusi Indonesia

Arus Baru Pancasilaisme Menyalakan Kembali Karakter, Spiritualitas, dan Konstitusi Indonesia

4.7 1 Material
Pancasila seharusnya tidak berhenti sebagai hafalan, simbol negara, atau materi upacara. Pancasila perlu hadir sebagai karakter, cara berpikir, pedoman bertindak, dan arah pembangunan bangsa.

E-book “Arus Baru Pancasilaisme” merupakan kumpulan pemikiran dari berbagai penulis mengenai pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Buku ini lahir dari proses pembelajaran Kelas Karakter Konstitusi, sebuah program yang mempertemukan beragam kalangan untuk mendiskusikan Pancasila, konstitusi, karakter kebangsaan, spiritualitas, kepemimpinan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial.

Di dalamnya, pembaca akan menemukan pembahasan mengenai:

Makna Ketuhanan Yang Maha Esa dalam kehidupan bernegara.
Kemanusiaan yang adil dan beradab.
Spiritualitas sebagai fondasi karakter bangsa.
Persatuan Indonesia dan semangat gotong royong.
Hikmat kebijaksanaan dalam kepemimpinan.
Hubungan Pancasila dengan UUD 1945 dan konstitusi.
Pendidikan karakter Pancasila.
Tantangan korupsi, oligarki, ketimpangan, dan krisis keteladanan.
Peran generasi baru dalam membangun masa depan Indonesia.
Pancasila sebagai jalan menuju keadilan sosial dan kemakmuran bersama.

E-book ini tidak hanya membahas Pancasila secara teoritis, tetapi juga mengajak pembaca menjadikannya sebagai jalan hidup, karakter, dan energi perubahan.

Cocok untuk:

Mahasiswa, dosen, guru, aparatur pemerintah, aktivis, politisi, pemimpin organisasi, pemerhati kebangsaan, serta masyarakat umum yang ingin memahami Pancasila secara lebih mendalam dan relevan dengan tantangan Indonesia saat ini.

Saatnya menyalakan kembali api Pancasila—bukan hanya dalam kata-kata, tetapi dalam pikiran, sikap, kebijakan, dan tindakan nyata.

Rp. 150.000

Rp. 75.000

Limited-time price promotion until Thu - December 31st, 2026

Buy

Table Of Content,

Desain Karakter Pancasila–Konstitusi Panduan Membangun Mental Merdeka, Berdaulat, dan Berkeadilan

Desain Karakter Pancasila–Konstitusi Panduan Membangun Mental Merdeka, Berdaulat, dan Berkeadilan

4.7 1 Material
Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan. Nilai-nilainya perlu hidup dalam cara berpikir, sikap, keputusan, dan tindakan setiap warga negara.

E-book “Desain Karakter Pancasila–Konstitusi” merupakan buku pengantar untuk memahami dan membangun karakter bangsa berdasarkan nilai-nilai Pancasila serta semangat konstitusi Indonesia. Buku ini membahas pentingnya menghadirkan kembali mental yang merdeka, berdaulat, manusiawi, demokratis, dan berkeadilan di tengah berbagai tantangan kehidupan berbangsa.

Di dalamnya, pembaca akan diajak memahami lima karakter utama Pancasila, yaitu:

Berketuhanan
Berkemanusiaan
Bergotong royong
Berdemokrasi
Berkeadilan

Kelima karakter tersebut diposisikan sebagai dasar untuk melawan mental kolonial, seperti sikap rendah diri, mudah melupakan sejarah, berpikir sempit, menyimpan dendam, dan kehilangan arah bersama.

Buku ini juga membahas Pancasila sebagai jalan spiritual dan pedoman hidup yang perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilainya tidak berhenti sebagai konsep, tetapi harus hadir dalam kebijakan, kepemimpinan, pendidikan,

Rp. 150.000

Rp. 75.000

Limited-time price promotion until Thu - December 31st, 2026

Buy
UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Disertai Adendum Gagasan Penyempurnaan Konstitusi untuk Menjaga Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia

UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Disertai Adendum Gagasan Penyempurnaan Konstitusi untuk Menjaga Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia

4.7 1 Material
Konstitusi bukan sekadar kumpulan pasal, tetapi fondasi yang menentukan arah kehidupan berbangsa dan bernegara.

E-book “Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Disertai Adendum” menyajikan pemikiran konstitusional yang berupaya mempertahankan Pembukaan, Batang Tubuh, dan Penjelasan UUD 1945, sekaligus menawarkan sejumlah tambahan atau adendum untuk menyesuaikannya dengan perkembangan bangsa dan tantangan masa depan.

Buku ini disusun sebagai bahan kajian dan alternatif pemikiran mengenai penyempurnaan konstitusi. Adendum dalam buku ini dirancang dalam bentuk tambahan kata, ayat, pasal, dan bab yang tetap dipisahkan secara fisik dari naskah asli, tetapi dipandang sebagai satu kesatuan dalam konsep yang ditawarkan oleh tim penyusun.

Isi Utama E-Book
Pembukaan UUD 1945.
Batang Tubuh UUD 1945.
Penjelasan umum dan penjelasan pasal demi pasal.
Sebanyak 19 usulan adendum.
Penjelasan sederhana mengenai pengertian dan cara membaca adendum.
Risalah dan latar belakang penyusunan buku.
Pemikiran mengenai kedaulatan rakyat dan kedudukan MPR.
Gagasan tentang sistem pemerintahan dan pemilihan pemimpin.
Pemerintahan daerah, lembaga perwakilan, dan kekuasaan kehakiman.
Pertahanan, keamanan, pendidikan, kebudayaan, dan kesejahteraan sosial.
Pengelolaan sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat.
Tata cara perubahan konstitusi dan gagasan referendum.

Buku ini juga membahas perbedaan antara perubahan melalui amandemen dan penyempurnaan melalui adendum. Pembaca diajak memahami alasan tim penyusun mempertahankan struktur UUD 1945 yang terdiri atas Pembukaan, Batang Tubuh, dan Penjelasan, sembari menambahkan ketentuan yang dianggap diperlukan untuk menjawab dinamika kehidupan modern.

Cocok Dibaca oleh:

Mahasiswa, akademisi, dosen, praktisi hukum, aparatur negara, aktivis kebangsaan, pemerhati konstitusi, serta masyarakat umum yang ingin memperdalam pemahaman tentang UUD 1945 dan berbagai gagasan mengenai penyempurnaan tata negara Indonesia.

E-book ini merupakan bahan pemikiran dan kajian konstitusional, bukan naskah resmi UUD yang saat ini berlaku.

Referensi penting untuk memahami konstitusi, sejarah pemikiran kenegaraan, serta perdebatan mengenai arah masa depan Indonesia.

Rp. 150.000

Rp. 75.000

Limited-time price promotion until Thu - December 31st, 2026

Buy
Cover Logika Berpancasila OK

Cover Logika Berpancasila OK

4.7 1 Material
-

Rp. 0

Buy

Table Of Content,

Mental Kolonial Membongkar Warisan Karakter Penjajahan dan Jalan Menuju Bangsa yang Merdeka

Mental Kolonial Membongkar Warisan Karakter Penjajahan dan Jalan Menuju Bangsa yang Merdeka

4.7 1 Material
Indonesia telah lama merdeka secara politik. Namun, apakah masyarakat dan para pemimpinnya juga telah benar-benar merdeka secara mental, ekonomi, budaya, dan cara berpikir?

E-book “Mental Kolonial” mengajak pembaca memahami bagaimana kolonialisme tidak hanya meninggalkan kerusakan material, tetapi juga membentuk karakter, pola pikir, sistem kekuasaan, dan kebiasaan yang terus diwariskan setelah kemerdekaan.

Buku ini membahas kolonialisme dari sudut pandang sejarah dan postkolonial. Pembaca diajak menelusuri cara penjajahan bekerja melalui kekerasan, pendidikan, ekonomi, budaya, pengetahuan, birokrasi, serta kolaborasi dengan elite lokal.

Pembahasan Utama
Sejarah dan perkembangan kolonialisme di Indonesia.
Bentuk kolonialisme langsung, tidak langsung, dan neokolonialisme.
Eksploitasi sumber daya alam dan ketergantungan ekonomi.
Peran elite pribumi dalam mempertahankan sistem kolonial.
Dampak kolonialisme terhadap politik, pendidikan, budaya, dan karakter bangsa.
Hubungan kolonialisme dengan oligarki, monopoli, kartel, dan ketimpangan.
Pentingnya studi postkolonial untuk memahami kondisi Indonesia.
Pancasila dan konstitusi sebagai fondasi pembebasan bangsa.

Buku ini juga mengidentifikasi lima karakter warisan kolonial yang dinilai masih hidup dalam masyarakat dan kepemimpinan Indonesia:

Karakter inlander, yaitu rendah diri, takut, dan tidak percaya terhadap kekuatan bangsa sendiri.
Karakter mendendam, yaitu meniru kekerasan dan penindasan pihak yang pernah berkuasa.
Karakter melupa, yaitu mengabaikan sejarah, rakyat, konstitusi, dan cita-cita kemerdekaan.
Karakter miopik, yaitu berpikir sempit, pendek, dan tidak memiliki visi jangka panjang.
Karakter instan, yaitu mengutamakan hasil cepat tanpa menghargai proses, kerja keras, dan keberlanjutan.

Melalui pembahasan kritis tersebut, buku ini mengajak pembaca untuk melampaui mental kolonial dan membangun manusia Indonesia yang percaya diri, kritis, mandiri, berdaulat, berkarakter, serta berpihak kepada kepentingan rakyat.

Cocok Dibaca oleh:
Mahasiswa, akademisi, aktivis, pendidik, aparatur negara, pemimpin organisasi, pemerhati sejarah, politik, kebudayaan, dan masyarakat umum yang ingin memahami akar persoalan bangsa dari perspektif postkolonial.

Kemerdekaan sejati tidak hanya ditandai dengan berakhirnya penjajahan, tetapi juga dengan keberanian membebaskan pikiran, karakter, sistem, dan masa depan bangsa dari warisan kolonial.

Rp. 150.000

Rp. 75.000

Limited-time price promotion until Thu - December 31st, 2026

Buy

Table Of Content,

Nusantara Studies Metode Kajian untuk Membangun Indonesia yang Merdeka, Berdaulat, dan Bermartabat

Nusantara Studies Metode Kajian untuk Membangun Indonesia yang Merdeka, Berdaulat, dan Bermartabat

4.7 1 Material
Bagaimana memahami Indonesia dengan cara pandang yang lahir dari sejarah, kebudayaan, konstitusi, dan pengalaman bangsanya sendiri?

E-book “Nusantara Studies” menawarkan sebuah metode kajian untuk membaca persoalan Indonesia secara lebih kritis, menyeluruh, dan berakar pada nilai-nilai Pancasila serta UUD 1945. Buku ini tidak hanya membahas masa lalu, tetapi juga menghubungkan sejarah, mentalitas, politik, ekonomi, pendidikan, bahasa, kebudayaan, dan kemaritiman dengan tantangan Indonesia masa kini dan masa depan.

Melalui pendekatan postkolonial dan sistemik, pembaca diajak memahami bagaimana warisan kolonial masih memengaruhi pola pikir, kebijakan, struktur ekonomi, pendidikan, dan kehidupan bernegara. Buku ini kemudian menawarkan jalan transformasi menuju masyarakat yang lebih merdeka, mandiri, modern, adil, sejahtera, dan bermartabat.

Pembahasan Utama
Metode dan kerangka berpikir Nusantara Studies.
Manuskrip Atlantis dan akar peradaban Nusantara.
Identitas Indonesia sebagai bangsa bahari dan negara maritim.
Pancasila sebagai ideologi hidup dan pedoman pembangunan.
Konstitusi sebagai dasar kehidupan bernegara.
Mental kolonial dan pembangunan mental konstitusional.
Jejak kolonialisme lama dan bentuk penjajahan baru.
Demokrasi terpimpin dan gagasan permusyawaratan.
Kritik terhadap arsitektur neoliberalisme.
Orientalisme, oksidentalisme, dan kemandirian pengetahuan.
Revitalisasi rempah, herbal, emas, energi, dan sumber daya strategis.
Pemikiran para pendiri republik.
Sastra dan bahasa Indonesia sebagai alat perjuangan.
Pendidikan berbasis konstitusi.
Strategi meneguhkan Indonesia Raya.
Indeks kemakmuran sebagai arah pembangunan bangsa.

Buku ini juga memperkenalkan gagasan transformasi dalam berbagai bidang, mulai dari mental, ekonomi, sosial, politik, pendidikan, hukum, hingga pembentukan kepemimpinan yang inovatif dan berintegritas.

Cocok Dibaca oleh:
Mahasiswa, akademisi, pendidik, aktivis, aparatur negara, pemimpin organisasi, pemerhati sejarah, politik, ekonomi, kebudayaan, pendidikan, serta siapa saja yang ingin memahami Indonesia melalui perspektif yang lebih kritis dan berakar pada jati diri Nusantara.

Buku ini mengajak pembaca tidak hanya mempelajari Indonesia, tetapi juga merancang masa depan Indonesia dengan cara berpikir yang merdeka, berdaulat, dan berkeadaban.

Rp. 150.000

Rp. 75.000

Limited-time price promotion until Thu - December 31st, 2026

Buy
Protokol Krisis Indonesia Membaca Akar Krisis Ekonomi-Politik dan Jalan Menuju Kedaulatan Nasional

Protokol Krisis Indonesia Membaca Akar Krisis Ekonomi-Politik dan Jalan Menuju Kedaulatan Nasional

4.7 1 Material
Mengapa krisis ekonomi, ketimpangan, utang, kemiskinan, dan ketidakadilan terus berulang di Indonesia?

E-book “Protokol Krisis Indonesia” mengajak pembaca melihat krisis bukan sekadar sebagai peristiwa ekonomi, tetapi sebagai persoalan yang berkaitan dengan mentalitas, moralitas, pengetahuan, kepemimpinan, struktur kekuasaan, sistem keuangan, dan arah kebijakan negara.

Buku ini membahas bagaimana krisis dapat berkembang dari kerusakan mental dan moral, melemahkan nalar publik, memperbesar ketimpangan, serta membuka ruang bagi dominasi oligarki, korporasi, dan kekuatan finansial. Pembaca juga diajak memahami hubungan antara pasar bebas, utang, nilai tukar, privatisasi, deindustrialisasi, dan ketergantungan ekonomi.

Tidak berhenti pada kritik, buku ini menawarkan sejumlah gagasan alternatif untuk membangun perekonomian nasional yang lebih mandiri, berkeadilan, konstitusional, dan berpihak kepada kesejahteraan seluruh rakyat.

Pembahasan Utama
Krisis mentalitas dan moralitas.
Krisis nalar dan ilmu pengetahuan.
Akar krisis ekonomi-politik Indonesia.
Ketimpangan penguasaan kekayaan dan sumber daya.
Dominasi oligarki, kartel, dan korporasi.
Konsep negara swasta dan melemahnya peran negara.
Krisis keadilan sosial dan pemerataan.
Uang, utang, nilai tukar, dan perang finansial.
Seigniorage dan peran uang kertas dalam sistem ekonomi.
Kritik terhadap neoliberalisme dan demokrasi liberal.
Nasionalisasi, industrialisasi, dan proteksi ekonomi.
Ekonomi Pancasila dan ekonomi konstitusi.
Strategi menghadapi krisis ekonomi secara nasional.
Pentingnya revolusi mental, moral, pengetahuan, dan kepemilikan.

Cocok Dibaca oleh:
Mahasiswa, akademisi, aktivis, aparatur pemerintah, praktisi ekonomi, pemerhati kebijakan publik, pemimpin organisasi, serta masyarakat umum yang ingin memahami krisis Indonesia dari perspektif ekonomi-politik dan postkolonial.

E-book ini merupakan bacaan kritis bagi siapa saja yang ingin memahami mengapa krisis terus berulang dan bagaimana Indonesia dapat membangun sistem ekonomi yang lebih mandiri, adil, berdaulat, dan berpihak kepada rakyat.

Rp. 0

Buy
Republik yang Menunggu Membaca Globalisasi, Kemiskinan, dan Jalan Kembali Menuju Ekonomi Pancasila

Republik yang Menunggu Membaca Globalisasi, Kemiskinan, dan Jalan Kembali Menuju Ekonomi Pancasila

4.7 1 Material
Indonesia adalah negara yang kaya sumber daya alam, budaya, dan manusia. Namun, mengapa kemiskinan, pengangguran, ketimpangan, dan ketergantungan ekonomi masih terus menjadi persoalan besar?

E-book “Republik yang Menunggu” mengajak pembaca memahami berbagai persoalan ekonomi-politik Indonesia melalui pembahasan tentang globalisasi, neoliberalisme, kemiskinan, peran negara, serta pentingnya membangun kembali sistem ekonomi yang berlandaskan Pancasila dan konstitusi.

Buku ini mengkritisi anggapan bahwa pasar bebas dan pertumbuhan ekonomi selalu membawa kesejahteraan. Pembaca diajak melihat bagaimana globalisasi dan kebijakan neoliberal dapat memperlemah peran negara, memperluas privatisasi, meningkatkan ketergantungan terhadap modal asing, serta memperbesar kesenjangan antara kelompok kaya dan masyarakat miskin.

Selain mengulas persoalan, buku ini juga menawarkan gagasan tentang penguatan ekonomi nasional melalui kemitraan antara BUMN, koperasi, dan sektor swasta, pembangunan industri yang terarah, perlindungan terhadap kepentingan rakyat, serta revitalisasi ekonomi Pancasila.

Pembahasan Utama
Globalisasi dan neoliberalisme di Indonesia.
Peran negara dalam menghadapi pasar bebas.
Perdagangan bebas dan ketidaksetaraan antarnegara.
Hubungan globalisasi dengan teknologi dan imperialisme.
Neokolonialisme dan ketergantungan ekonomi.
Kemiskinan, pengangguran, dan kekerasan sosial.
Sejarah serta indikator kemiskinan di Indonesia.
Evaluasi kebijakan dan program pemberantasan kemiskinan.
Strategi pembangunan ekonomi nasional.
Revitalisasi ekonomi Pancasila.
Peran koperasi, BUMN, dan sektor swasta.
Industrialisasi dan pembangunan yang terarah.
Kebijakan fiskal, moneter, perdagangan, dan investasi.
Pembelajaran dari sejarah pembangunan Indonesia.

Cocok Dibaca oleh:
Mahasiswa, akademisi, aktivis, aparatur pemerintah, praktisi ekonomi, pemerhati kebijakan publik, pemimpin organisasi, serta masyarakat umum yang ingin memahami persoalan ekonomi-politik Indonesia secara lebih kritis.

E-book ini merupakan bacaan penting bagi siapa saja yang ingin memahami mengapa Indonesia masih “menunggu” terwujudnya kemerdekaan ekonomi, keadilan sosial, dan kesejahteraan yang benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat.

Rp. 150.000

Rp. 75.000

Limited-time price promotion until Thu - December 31st, 2026

Buy

Table Of Content,

Triasekonomika dan Revolusi Konstitusi Membangun Kemandirian Ekonomi Indonesia Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

Triasekonomika dan Revolusi Konstitusi Membangun Kemandirian Ekonomi Indonesia Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

4.7 1 Material
Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, jumlah penduduk yang besar, serta potensi ekonomi yang luar biasa. Namun, mengapa kemiskinan, pengangguran, kesenjangan, ketergantungan ekonomi, dan penguasaan aset oleh segelintir kelompok masih terus terjadi?

E-book “Triasekonomika dan Revolusi Konstitusi” karya M. Yudhie Haryono mengajak pembaca memahami persoalan ekonomi-politik Indonesia secara kritis sekaligus menawarkan jalan keluar berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Buku ini memperkenalkan konsep triasekonomika, yaitu rancangan sistem ekonomi yang menempatkan BUMN/BUMD, koperasi, dan sektor swasta yang sehat sebagai tiga kekuatan utama perekonomian nasional. Ketiganya diharapkan bekerja secara gotong royong untuk mewujudkan pemerataan, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan rakyat.

Pembaca juga diajak melihat bagaimana neoliberalisme, kartel, oligarki, dominasi modal asing, ketimpangan penguasaan sumber daya, serta lemahnya pelaksanaan konstitusi dapat memengaruhi kehidupan ekonomi masyarakat.

Pembahasan Utama
Konsep dasar triasekonomika.
Ekonomi konstitusi berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Peran BUMN, BUMD, koperasi, dan sektor swasta.
Kritik terhadap neoliberalisme dan ekonomi pasar bebas.
Kartel dan oligarki dalam ekonomi-politik Indonesia.
Kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan ekonomi.
Penguasaan sumber daya alam dan aset nasional.
Demokrasi ekonomi dan keadilan sosial.
Kemandirian ekonomi nasional dan daerah.
Pemberdayaan ekonomi desa dan UMKM.
Hubungan antara bisnis, politik, dan konstitusi.
Strategi pembangunan ekonomi yang merata dan berkelanjutan.
Peran generasi muda dalam memimpin perubahan Indonesia.

Cocok Dibaca oleh
Mahasiswa, akademisi, aparatur pemerintah, aktivis, pengusaha, pengelola koperasi dan BUMDes, pemerhati kebijakan publik, serta masyarakat yang ingin memahami ekonomi Indonesia dari perspektif konstitusi dan keadilan sosial.

Buku ini bukan hanya mengkritik persoalan ekonomi Indonesia, tetapi juga menawarkan gagasan mengenai bagaimana negara, koperasi, dunia usaha, dan masyarakat dapat bekerja bersama untuk membangun Indonesia yang merdeka, mandiri, modern, bermartabat, dan sejahtera.

Rp. 150.000

Rp. 75.000

Limited-time price promotion until Thu - December 31st, 2026

Buy

Table Of Content,

!
Session Notice

Your Session Is About to Expire

Sesi Anda hampir berakhir

You have been inactive for a while. Click continue to keep your session active.
Anda sudah cukup lama tidak melakukan aktivitas. Klik lanjutkan untuk memperbarui sesi.

This helps protect your account and prevents form submission errors.
Ini membantu melindungi akun Anda dan mencegah error saat mengirim form.

We found unsaved information from your previous session. Would you like to restore it?

Draft saved